PELATIHANPENULISAN DAN PENGEMBANGAN BUDAYA LITERASIBAGI KOMUNITAS MADING DAN CONTEN WRITER

Pada hari Rabu, 6 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan pelatihan literasi yang bertempat di ruang guru SMA IT Assalam Islamic School. Kegiatan ini dibimbing oleh Tgk H. Ihsan M. Jafar. Dalam pelatihan tersebut, beliau menjelaskan kepada seluruh tim literasi SMA IT Assalam Islamic School tentang cara mengembangkan budaya literasi melalui komunitas mading maupun conten writer. Kegiatan pelatihan literasi ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan menulis serta menghasilkan karya tulis yang menarik bagi para pembaca, baik dalam bentuk cerita maupun jurnalistik.

Selain itu, beliau juga menjelaskan kepada seluruh tim literasi SMA IT Assalam Islamic School mengenai tata cara penulisan berita dan jurnalistik yang baik dan benar, sehingga tulisan yang dibuat lebih mudah dipahami dan tidak membosankan untuk dibaca. 

Tgk H. Ihsan M. Jafar memiliki pengalaman dalam dunia kepenulisan, di antaranya menulis opini di rubrik opini Harian Serambi Indonesia, menulis buku berjudul Jalan Terjal Menuju Syurga, serta menjadi kontributor dan editor majalah “Dayah Global News” bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Tgk H. Ihsan memberikan kata kata motivasi “Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala tapi satu pena bisa menembus jutaan kepala”. Maksud dari kata-kata motivasi tersebut adalah Peluru melambangkan kekuatan fisik atau kekerasan. “Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala” artinya kekerasan hanya memberi dampak terbatas, bahkan sering hanya menghancurkan satu kehidupan saja.Pena melambangkan ilmu, tulisan, pemikiran, dan pendidikan. “Satu pena bisa menembus jutaan kepala” berarti tulisan, ilmu, dan ide dapat memengaruhi pikiran banyak orang sekaligus. Sebuah tulisan bisa mengubah cara berpikir masyarakat, menginspirasi generasi, bahkan mengubah sejarah.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan seluruh anggota literasi SMA IT Assalam Islamic School semakin termotivasi untuk mengembangkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Dengan kemampuan menulis yang baik, para siswa tidak hanya mampu menghasilkan karya yang menarik dan bermanfaat, tetapi juga dapat menyampaikan ide, gagasan, serta informasi yang po  sitif kepada masyarakat. Semangat literasi yang ditanamkan dalam pelatihan ini diharapkan terus berkembang sehingga melahirkan generasi yang kreatif, kritis, dan berwawasan luas.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *